Selasa, 21 Januari 2014

Masih terasa sisa-sisa luka 
terus membekas menyayat-nyayat hati
Dari hari ke hari
Aku diam dan terus diam
Saat aku terbangun aku sendiri
Tanpa Kau Menyapa lagi

Aku tak tau mengapa engkau berubah
Mengapa seketika engkau lenyap dalam pandanganku
Padahal cintaku telah aku rasa begitu indah bersamamu
Aku terlukaa......

Kau buat semua begitu indah
Hingga Aku harus terjatuh begitu dalam
Saat kau pergi jauh meninggalkan cinta
Aku sakittt.....

Tahukah kamu, Aku sangat ingin terus bersama
Aku ingin merasakan suka dan duka bersama
aku ingin mengisi hari-hariku bersama
Itulah keinginan yang besar untukmu

Tahukah kamu, mengapa aku diam
Karena aku tau kamu begitu keras, kamu ego tapi aku mencintaimu
Aku tau kamu butuh diriku tapi kamu tak mampu mencintaiku
Namun aku harus pasrah bahwa Sang
Khaliklah penentu sgala-galanya.............













BY : EA LISNAWATI S,Farms
Reactions:
Categories:

2 komentar:

  1. yth mbak Ea,
    mohon kirimkan foto diri daan biodata singkat untuk dimuat dalam buku kumpulan puisi proyek amal warung Blogger ke email: rudygaswan@gmail.com.
    Untuk lebih jelasnya, silakan klik http://tenteraverbisa.wordpress.com/2014/01/09/akhirnya-harmoni-lahir-proyek-buku-puisi-yang-tertunda/
    Terima kasih.

    BalasHapus

Warung blogger