Selasa, 07 Mei 2013

Rasa malas itulah yang menguasaiku akhir-akhir ini, subuh kemarin aku terbangun dan antara sadar dan tidak sadar ternyata suara adzan subuh sudah terdengar. Dengan malasnya aku memaksa diri bangkit dari pulau empukku membuka agenda merencanakan aktivitas , menyusun semua jadwal untuk hari itu, seusai sholat subuh aku mempersiapkan bajuku untuk aku gunakan hari itu, ternyata rasa ngantuk yang tidak tertahankan , akupun coba baring dan ternyata tanpa sadar aku tertidur hingga terbanggun tepat jam 9.00 pagi.

Wooww... aku kaget, akhirnya jadwal pertama gagal yaitu mengambilkan deposit kakakku yang di kampung, juga memperbaiki susunan draf dan memprinnya segera ini semua sudah melenceng dari jam yang sudah aku atur dari semalam.

Dengan tergesa-gesa aku segera membuka laptopku untuk meperbaiki hasil koreksian pembimbingku kemarin , dan akhirnya ya selesai juga dan segera memprinnya, seusai memprinnya aku melirik jam ternyata sudah menunjukkan jam 11.00, dengan lesu aku bangkit segera mandi dan seusai mandi timbullah dalam pikiranku untuk menunda semua kegiatanku karena aku merasakan badanku mengigil dan lesu, namun jika tidak aku selesaikan hari ini bagaimana aku bisa cepat selesai dan naik level selanjutnya,?. Akupun memaksakan bangkit dari rasa malasku dan berusaha semangat dalam kondisi yang begitu lemah. Aku menelpon pembimbing utamaku dan beliau menyuruhku datang di kantornya, ya walau lumayan jauh akupun bergegas siap meluncur kesana, wahh ternyata hari itu panasnya sangat menyengat, aku rasa naik motor lebih baik tapi aku harus merepotkan temanku yang akan mengantarkanku kesana , aku berpikir dua kali untuk itu aku memutuskan untuk berangkat sendiri berhubung aku gak suka merepotkan orang lain akhirnya aku naik angkot, di bawah terik matahari aku menunggu angkot hampir setengah jam dikarenakan perbaikan selokan di pinggir jalam menyulitkanku untuk menahan angkot (pete-pete) , bukan tak ada tapi kesulitan angkot menuju pinggiran juga karena banyak kendaraan yang berdesak-desakan sebab jalanan begitu sempit akibat galian loging di pinggir jalan, ahh rupanya hari itu aku harus bertahan di bawah terik matahari yang sangat menusuk di kepala. setelah setengah jam menunngu akhinya legah juga kini aku sudah berada di atas pee-pete walau macet dan panas aku gak boleh mengeluh, satu jam dalam perjalanan membuatku hampir sangat lelah dan pusing, apalagi perut yang dalam kondisi kosong, setiba di kantor pembimbng aku sempat di tegur karena terlalu lama, aku memang terlambat tapi bukan unsur kesengajaan, nah usai sudah ketemu pembimbing utama sekarang ketemu pembimbing pertama, yah aku telpon tapi gak di angkat, aku sms dan tidak di balas, aku harus bertemu dengan pembimbing pertamaku ini karena sudah dua kali aku memeriksa pada pembimbing yang lain namun pada bapak ini sama sekali belum pernah. Aku menanyakan pada temanku yang katanya dia mau kerumah pembimbingku ini berhubung pembimbing kami sama, aku ingin ikut, tapi ohh ternyata dia sudah bersama temannya, ahh sudahlah aku harus ke kampus dulu.

Karena waktu yang begitu singkat aku terpaksa harus jalan pintas menuju kampus, aku mencoba berjalan kaki seperti dulu saat semester pertama saat itu masi numpang di rumah om, sekitar sekilo, sebenarnya aku bisa naik becak tapi akan makan ongkos mahal sementara uang di tangan hanya pas-pasan, karena naik angkot terlalu mutar-mutar jadi jauh sementara pembimbing dua sedang berada di kampus dan harus tepat waktu kalau mau bertemu beliau, katanya ada seminar jadi beliau akan hadir, nah target harus tepat waktu kalau tidak kapan lagi beliau akan ada, setelah aku sampai di kampus ternyata oh ternyata pembimbingku ini tidak datang, ahh lagi-lagi aku pusing, aku coba menelponnya lagi dan ternyata beliau ada di palopo, ahh kenapa tadi bilang akan datang menghadiri seminar, aku sabar sajalah, berhubung aku masi capek ku coba dulu mengisi perut.

Aku menuju kantin dan aku bertemu teman di jalan dia menyapaku dan berkata "kamu cari pembimbing pertamamu , beliau ada di ruangan dosen ", aku senang dam hampir jinkrak-jinkrak saking senangnya karena gak ketemu pembimbing kedua namun pembimbing pertama datang heheh.., dan aku menunda ke kantin langsung segera mencari beliau karena aku harus bertemu agar aku tak mencarinya ke rumahnya yang sangat jauh, aku melihat beliau di dalam ruangan dan senangnya akhirnya pembimbing yang paling susah aku temui ini sekarang di depan mataku, aku harus antri dan agak lamu juga, sesekali aku mengeluh karena sangat lapar dan rasa loyo yang tak terbendung lagi, akhirnya tiba giliranku, aku hanya meyodorkan dan beliau pun meminta agar aku mengambil drafku usai di periksa karena beliau akan membacanya di rumah, ya alhamdulillah asal jangan terlalau lama ya pak hehehe,,,

akhirnya aku senang dan legah walau tadi sempat ingn menunda semuanya namun akhirnya rasa malas itupun bisa aku kendalikan, akupun menuju kantin, hampir saja aku tepar karena belum makan dari pagi.

Usai makan kok rasanya bukan segar malah tambah loyo, dan panas dingin, akupun pulang di kos, aku baring-baring dan tertidur hingga terbangun tengah malam rupanya aku sangat kecapean, karena sejak seminggu ini perjalananku hanya mondar-mandir seperti ini, mencari alamat-alamat pembimbing, semuanya membuat tenaga terkuras, belum lagi aktivitas malam untuk mengetik semua draf skripsiku, tapi demi masa depan aku harus kuat dan ini belum seberapa, hingga hari ini aku masi terbaring bukan niat bermalas-malasan tapi aku memang benar-benar drop alias tepar, mudah-mudahan besok kondisi semakin baik untuk melanjutkan aktifitas lagi. amin.
Reactions:
Categories: ,

2 komentar:

  1. Syafakillah mbak Lis. Semoga bisa aktifitas kembali.

    BalasHapus
    Balasan
    1. amin. makasih mba uda mampir disini ^_^

      Hapus

Warung blogger